Konsep Dasar Proyek dan Proyek Sistem Informasi

Nama       : Intan Cahya Syahfitri

Kelas        : SI 16 A

Pelajaran :  Perancangan Strategi Sistem Informasi

TUGAS 1

 

Proyek Adalah

 

Proyek adalah suatu rangkaian pekerjaan yang diadakan dalam waktu tertentu & mempunyai suatu tujuan khusus. dalam suatu proyek biasanya selalu memiliki resiko yang besar dimana biasanya resiko tersebut berhubungan dengan suatu menajemen dalan proyek tersebut. terdapat suatu perbedaan  antara sebuah proyek dengan pekerjaan lain diamana perbedaan tersebut sifatnya yang khusus dan tidak bersifat rutinn dalam suatu pengadaannya di dalam manajemen proyel dengan pekerjaan lain, sehingga pengelolaannya pun sangat memerlukan ekstra lebih banyakk

 

Definisi Proyek menurut PMBOK (Project Management Body Of Knowledge) adalah is a temporary endeavor to create a unique product service of result. proyek adalah upaya temporer untuk menghasilkan produk jasa atau hasil tertentu atau unik

Agar proyek ini berjalan lancar dan terkoordinasi, maka dibentuklah project team yang terdiri dari Project sponsor, Executive support, Project Manager, Project Leader, Business Process Analyst Sales and Distribution, Business Process Analyst PPC and Production, Business Process Analyst Finish Goods, Business Process Analyst IT, Change Management, Business Process Analyst Quality Management, dan Product Catalogue and Custodian

Syarat dasar suatu proyek

a. Suatu proyek harus membuat batasan proyek

b. didalam suatu proyek biasanya memiliki waktu produksi

c. didalam suatu proyek harus mempunyai izin dari yang berwewenang

d. Suatu proyek harus memiliki kesediaan untuk bekerja sama

e.  Suatu proyek harus Harus mempunyai adanya  batasan dari orang yang berwenang dalam pelaksanaan proyek Syarat Dasar Proyek

f. Suatu proyek harus  pemberian informasi terhadap pihak yang terlibat pada proyek.

g. Suatu proyek harus  pimpinan proyek diserahi dengan tugas yang terbatas dan wewenang yang sah.

h. Suatu proyek harus kemungkinan karyawan baru.

i. Suatu proyek harus pengawasan dan ruang.

j.Suatu proyek harus saham pihak lain.

 

Ciri-Ciri Proyek

Atribute dari sebuah Proyek :

1. Suatu proyek dalam menjalakan harus mempunyai Tujuan

2. Terdapat waktu mulai dan waktu selesai

3. Biasanya membutuhkan sumber daya seperti SDM, Uang, Peralatan dan Admini

4. Dalam suatu poyek membutuhkan sebuah Koordinasi

5. dan dalam suatu proyek memungkinkan suatu Perubahan dalam manajemen perubahan

 

Dasar-Dasar Proyek

Memulai Proyek Menentukan Kelayakan Proyek Menjadwalkan & Merencanakan Proyek Mengelolah Kegiatan & Anggota Proyek

1. Proyek harus memiliki sasaran yang jelas

2. Sasaran dalam suatu proyek digunakan pada suatu perubahan atau suatu pembaharuan

3. Didalam suatu proyek sasaran proyek terjadi satu kali

4. terdapat suatu batasan awal dan batasan akhir dalam pelaksanaan proyek

5. Suatu Proyek bersifat disiplin

6. Menentukan tanggung jawab yang dibatasi untuk merealisasikan suatu proyek

7. Suatu proyek memiliki batasan tenaga kerja

8. Suatu proyek memilikin anggaran dan batasan terhadap biaya

9. dan harus memiliki Pertanggung jawaban dalam suatu proyek yang dibatasi yang berfungsi untuk merealisasikan suatu proyek

 

Proyek Sistem Informasi

Manajemen Proyek Sistem Informasi

Pengertian Manajemen Proyek Sistem Informasi

Manajemen proyek sistem informasi adalah suatu proses pengelolaan proyek yang meliputi perencanaan, pengorganisasian dan pengaturan tugas- tugas serta sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai, dengan mempertimbangkan faktorfaktornya, terutama waktu dan biaya. Biasanya untuk proyek kecil dapat di gunakan manual dalam pengerjaan atau penginputan datanya, namun untuk proyek besar yang melibatkan dana triliyunan dan perkerja yang banyak maka tidak dapat dengan menggunakan cara manual harus memerlukan persiapan yang matang .sehingga harus menggunakan manajemen yang kelas ‘mega’ juga.

 

Fase Proses Manajemen Proyek Sistem Informasi

Didalam suatu manajemen proyek sistem informasi dapat dipilih menjadi beberapa fase proses, dan tahapan tersebut adalah:

  • Dalam Fase manajemen proyek Perencanaan dan penyusunan jadwal adalah hal yang paling penting karna di dalam perencanaan dan penyusunan terdapat proses penentuan tugas dan durasinya dan penentuan hubungannya dengan tugas-tugas lainnya.
  • Dalam Fase manajemen proyek  Pengelolaan perubahan. Baiasanya didalam melaksanakan suatu proyek, sering kali diperlukan suatu penyesuaian antara rencana dengan kenyataan yang terjadi dalam lapangan
  • Dan fase terakhir adalah Publikasi informasi proyek.

 

Faktor Keberhasilan Manajemen Proyek Sistem Informasi

Didalam manajemen proyek sistem informasi terdapat beberapa faktor yaitu:

Dukungan dari Manajemen Atas

Dukungan dari manajemen tingkat atas sangat membantu dalam manajemen proyek sistem informasi, karena setiap pekerjaan apapun yang kita lakukan jika didukung oleh atas maka merepakan suatu keberhasilan

Dukungan tersebut harus berulang-ulang, artinya ada timbal balik ataupun tanggapan dari manajemen atas terhadap apa yang sedang dikerjakan.

Quality Control

Quality control digunakan untuk melakukan kontroling didalam suatu kualitas manajemen proyek sistem informasi

Pembaruan Rutin dan Sering

Informasi yang di dapatkan harus terbaru atau up to date yang berfungsi untuk meningkatkan daya tarik dari semua sistem

Mudah Digunakan

Sistem yang digunakan harus mudah digunakan agar dapat menarik minat user yang menggunakan sistem tersebut

Penghargaan untuk Setiap Kontribusi

Cara lain untuk meningkatkan kinerja atau menjaga nilai lebih agar proyek dapat berhasil dapayt berupa Imbalan atau penghargaan bagi pekerja untuk manajemen proyek sistem informasi

 

SUMBER REFERENSI :

  1. http://41115120046.blog.mercubuana.ac.id/2016/09/16/konsep-dasar-manajemen-proyek/
  2. https://nuyos.wordpress.com/2010/05/04/p-i-kosep-dasar-proyek/
  3. http://fairuzelsaid.com/konsep-dasar-manajemen-proyek-sistem-informasi/
  4. http://rocketmanajemen.com/manajemen-proyek-sistem-informasi/
  5. Majamen Proyek oleh Nurhayati , Penerbit Graha Ilmu
  6. http://ftiuksw.org/ejournal/assets/pdf/7541d8a266ac0edfc4e92fca8b7c85b7.pdf\

 

Hasil Plagiarism

1

2

34

 

 

Advertisements

Teknik Komunikasi Data

Teknik komunikasi data digital

Ada 2 mode transmisi data :

1.Paralel transmission

Antara pengirim dan penerima dihubungkan oleh lebih dari 1 jalur transmisi

paralel

contoh : RAM ke Prosesor, HD ke RAM, Peripheral internal komputer\

2. Serial Transmission

Antara pengirim dan penerima dihubungkan hanya oleh 1 jalur transmisi untuk pengiriman jarak jauh

serial

Contoh : keyboard ke prosesor, prosesor ke printer, LAN, MAN, WAN

Lebih Unggul Mana?

Paralel : Cepat, karena beberapa bit dapat dikirim bersamaan melalui jalur yang berbeda. Tetapi sangat mahal, sehingga hanya untuk pengiriman jarak pendek

Serial : Lambat tetapi murah, sehingga dikembangkan lebih lanjut

 

Serial transmission

1. Asynchronous

a. Tidak perlu sinkronisasi clock antara pengirim dan penerima

b. Strategi dari metode ini yaitu mencegah problem timing dengan tidak mengirim aliran bit panjang yang tidak putus-putus.

c. Melainkan data ditransmisi per karakter pada suatu waktu, dimana tiap karakter adalah 5 sampai 8 bit panjangnya

d. Timing atau synchronisasi harus dipertahankan antara tiap karakter.

e. Receiver mempunyai kesempatan untuk men-synchron-kan awal dari tiap karakter baru.

f. Asynchronous sering disebut juga sebagai Asynchronous Transfer Mode (ATM).

Contoh: modem, mesin fax, TCP/IP, mail, buletin board, RS-232, com #, USB,dll

untuk setiap data yang dikirim terdiri :

  1. start bit : 1 buah bit, bit 0

sebagai tanda dimulainya pengiriman 1   buah data

  1. bit-bit data

jumlahnya tergantung sistem yang digunakan

  1. bit paritas : 1 buah bit,

– digunakan sebagai error detection

– paritas ganjil atau genap

  1. stop bit : 1 buah bit, bit 1

sebagai tanda berakhirnya pengiriman 1 buah data

Keuntungan Komunikasi asynchronous adalah:

a. Sederhana dan murah tetapi memerlukan tambahan 2 sampai 3 bit per karakter untuk synchronisasi.

b. Persentase tambahan dapat dikurang dengan mengirim blok-blok bit yang besar antara start dan stop bit, tetapi akan memperbesar kumulatif timing error

 

2. Synchronous

a. proses pengirim dan penerima diatur sedemikian rupa sehingga memiliki pengaturan yang sama, sehingga dapat diterima dan dikirim denan baik.

b. umumnya pengaturan ini didasarkan pada waktu dalam mengirimkan sinyal.

c. waktu ini diatur oleh denyut listrik secara periodik yang disebut clock .

d. dengan kata lain synchronous adalah sistem operasi untuk kejadian yang terjadi pada waktu bersamaan, berkelanjutan dan dapat diprediksi.

e. perlu sinkronisasi clock pengirim dan penerima, alatnya : bit-bit sinkronisasi

f. data dan bit-bit tambahan dikirimkan dalam frame-frame dan dipisahkan sesuai jenisnya

contoh: chating , Ethernet

g. Dengan transmisi synchronous, ada level lain dari synchronisasi yang perlu agar receiver dapat menentukan awal dan akhir dari suatu blok data.

h. Untuk itu, tiap blok dimulai dengan suatu pola preamble bit dan diakhiri dengan pola postamble bit.

i. Pola-pola ini adalah kontrol informasi.

j. Frame adalah data plus kontrol informasi

Format yang tepat dari frame tergantung dari metode transmisinya, yaitu :

1.Transmisi character-oriented merupakan blok data diperlakukan sebagai rangkaian karakter-karakter (biasanya 8 bit karakter) dan semua kontrol informasi dalam bentuk karakter.

2.Transmisi bit-oriented yaitu blok data diperlakukan sebagai serangkaian bit-bit dan kontrol informasi dalam bentuk 8 bit karakter.

Keuntungan transmisi synchronous :

1.Efisien dalam ukuran blok data, sedangkan transmisi asynchronous memerlukan 20% atau lebih tambahan ukuran.

2.Kontrol informasi kurang dari 100 bit.

 

Perbedaan antara synchronous dengan asynchronous

Perbedaan antara synchronous dengan asynchronous yang terutama tergantung dari ada tidaknya jeda antara pertukaran pesan dan fleksibilitas waktu antar pengguna komunikasi tersebut.

 

Keuntungan dari Komunikasi Digital adalah sebagai berikut :

1.Error hamper selalu dapat dikoreksi.

2.Mudah menampilkan sinyal, seperti encryption.

3.Range dinamis yang lebih besar (perbedaan nilai terendah terhadap tertinggi) dapat dimungkinkan.

4.Sistem komunikasi digital juga memiliki kualitas data yang baik, karena dapat dilakukan pengecekan kesalahan dalam transmisi datanya.

 

kerugian dari komunikasi digital ini yaitu :

1.Biasanya memerlukan badwidth yang lebih besar.

2.Memerlukan sinkronisasi.

Metode Komunikasi Data (Simplex,Half Duplex,Full Duplex)

Berdasarkan arah pertukaran data, komunikasi data terbagi atas dua metode, yaitu Simplex (Komunikasi satu arah) dan Duplex (Komunikasi dua arah).

Simplex

Hasil gambar untuk televisi

Contoh Komunikasi Simplex

Merupakan bentuk komunikasi antara dua belah pihak, hanya saja sinyal-sinyal yang dikirim secara satu arah. Biasanya metode simplex ini dimanfaatkan oleh teknologi seperti Televisi dan Radio. Konsep ini bisa diterapkan pada metode broadcasting penyiaran televisi dan radio. Dimana satu sumber memberikan informasi kepada pendengar/penonton saja, namun dari pihak pendengar/penonton tidak dapat berkomunikasi atau memberikan informasi secara langsung melalui jalur tersebut. Disebut mode simplex karena contoh seperti saat anda menonton sinetron anda tidak diperkenankan untuk berkomunikasi dengan para pemain di sinetron tersebut.

Duplex

Apabila diartikan secara harafiah, komunikasi data duplex merupakan bentuk komunikasi data dua arah. Yang itu berarti tiap komputer dapat berperan ganda, yaitu sebagai penerima dan juga sebagai sumber data.

Mengenai Komunikasi Duplex

Komunikasi data duplex seringkali dikenal dengan istilah komunikasi data full duplex yang artinya, komunikasi yang terjadi pada kedua komputer atau lebih mampu melakukan proses transmisi data secara bolak balik. ini dapat menyebabkan kedua kompouter bisa berperan ganda, yaitu sebagai penerima dan juga sebagai pengirim data.

Dengan demikian, kedua komputer atau alat, bisa saling membantu usernya dalam melakukan komunikasi satu sama lain, tanpa perlu terbatas pada fungsi receiver ataupn transmitter saja

Mode komunikasi ini dapat diplikasikan saat media transmisi dibagi dua. Satu untuk masing-masing sisi. yaitu Half Duplex dan Full Duplex

  1. Half Duplex

Hasil gambar untuk talkie walkie

Contoh Penerapan Half Duplex

Adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan duplex, half duplex berkomunikasi dua arah secara saling bergantian. Contoh alat komunikasi yang memanfaatkan metode half-duplex ini adalah walkie-talkie. Dimana salah satu penggunanya harus menekan tombol terlebih dahulu baru kemudian berbicara, sementara pihak yang lain mendengarkan.

 

2. Full Duplex

Hasil gambar untuk berbicara di telepon

Contoh penerapan Full Duplex

Dalam komunikasi full-duplex, dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.

Bagaimana Komunikasi Data Full Duplex Bekerja?

Pada dasarnya komunikasi full duplex memiliki proses transmisi data yang tergolong lebih rumit, apabila dibandingkan dengan metode transmisi data simplex, ataupun half duplex. Berikut ini adalah gambaran garis besar dari prinsip dan juga cara kerja dari bentuk metode komunikasi data full duplex yan perlu anda ketahui:

1. Sebuah alat ataupun device memiliki kemampuan untuk berperan sebagai transmitter, yaitu device yang memiliki informasi tertentu untuk diteruskan ke receiver
2. Data yang akan dikirmkan oleh transmitter, kemudian akan ditransmisikan ke receiver dengan menggunakan metode komunikasi data tertentu. Seperti menggunakan jaringan komputer, internet, dan berbagai macam metode lainnya.
3. Kemudian terdapat satu atau lebih device yang berperan sebagai receiver, yaitu device yang berguna untuk menangkap sinyal dan juga data yang sudah ditransmisikan oleh transmitter melalui jaringan.
4. Device yang menjadi receiver kemudian akan memberikan respon timbal balik, berupa pengiriman data lainnya. Dalam hal ini, fungsi receiver akan berubah menjadi fungsi transmitter, yaitu menjadi pengirim data dan juga informasi
5. Sama seperti proses kedua, data dan juga informasi akan diteruskan dengan menggunakan jaringan komputer, dan juga jaringan komunikasi data lainya.
6. Setelah data dan juga informasi berhasil ditransmisikan, maka device atau alat yang tadinya berperan menjadi transmitter (pada proses pertama) akan berubah fungsinya menjadi receiver, yang menrima data dan juga informasi
7. Proses ini akan berlangsung terus menerus, hingga komunikasi data berakhir, atau salah satu dari perangkat atau device tersebut dimatikan.

sumber :

1. https://agusridwan67.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-half-duflex-dan-full-duflex.html?m=1

2. http://dosenit.com/jaringan-komputer/konsep-jaringan/pengertian-komunikasi-data-full-duplex

3. http://www.pintarkomputer.com/komunikasi-data-berdasarkan-arahnya-simplex-dan-duplex-half-duplex-dan-full-duplex/

Media Transmisi

Hasil gambar untuk media transmisi

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

 

Karakteristik Media Transmisi

Hasil gambar untuk karakteristik

1. Jenis alat elektronika
2. Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut
3. Tingkat keefektifan dalam pengiriman data
4. Ukuran data yang dikirimkan

 

 

 

Fungsi Media Transmisi Jaringan

Hasil gambar untuk gambar fungsi
Media Transmisi adaah perangkat yang digunakan dalam jaringan komputer sebagai sarana penghubung. Media transmisi akan menghubungkan masing-masing perangkat sehingga perangkat-perangkat tersebut dapat saling terhubung. Media transmisi dalam jairngan ada 2 macam yaitu media transmisi menggunakan kabel dan media transmisi tanpa kabel.

 

Jenis media transmisi ada dua, yaitu Guided dan Unguided. Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. 

 Media Transmisi Guided

Guided media menyediakan jalur transmisi sinyal yang terbatas secara fisik, meliputi twisted-pair cable, coaxial cable (kabel koaksial) dan fiber-optic cable (kabel serat optik). Sinyal yang melewati media-media tersebut diarahkan dan dibatasi oleh batas fisik media. Twisted-pair dan coaxial cable menggunakan konduktor logam yang menerima dan mentransmisikan sinyal dalam bentuk aliran listrik. Optical fiber/serat optik menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk cahaya. 

  1. Twisted-Pair Cable

Hasil gambar untuk twisted pair cable

Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP. Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:

  • Shielded Twisted-Pair (STP)

Hasil gambar untuk Shielded Twisted-Pair (STP)

Gambar Shielded Twisted-Pair (STP) 


Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang peruntukan bagi instalasi jaringan ethernet, memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel Shielded Twister-Pair nyaris memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama dengan kabel UTP. Satu hal keunggulan STP adalah jaminan proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal, sayangnya STP sedikit lebih mahal dibandingkan UTP.

Tidak seperti kabel coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian dari sirkuit data, karena itu perlu diground pada setiap ujungnya. Pada prakteknya, melakukan ground STP memerlukan kejelian. Jika terjadi ketidaktepatan, dapat menjadi sumber masalah karena bisa menyebabkan pelindung bekerja sebagai layaknya sebuah antenna; menghisap sinyal-sinyal elektrik dari kawat-kawat dan sumber-sumber elektris lain disekitarnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh sebagaimana media-media lain (seperti kabel coaxial) tanpa bantuan device penguat (repeater)

  • Kecepatan dan keluaran: 10-100 Mbps
  •  Biaya rata-rata per node: sedikit mahal dibadingkan UTP dan coaxial
  • Media dan ukuran konektor: medium
  • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek). 

Unshielded Twisted-Pair (UTP)

Hasil gambar untuk unShielded Twisted-Pair (UTP)

Untuk UTP terdapat pula pembagian jenis yakni:

  •    Category 1 : sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.
  •     Category 2 : sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1. Dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.
  •     Category 3 : mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.
  •     Category 4 : mamu mentransmisikan data hingga 20 MHz.
  •     Category 5 : digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.

Secara fisik, kabel Unshielded Twisted-Pair terdiri atas empat pasang kawat medium. Setiap pasang dipisahkan oleh lapisan pelindung. Tipe kabel ini semata-mata mengandalkan efek konselasi yang diproduksi oleh pasangan-pasangan kawat, untuk membatasi degradasi sinyal. Seperti halnya STP, kabel UTP juga harus mengikuti rule yang benar terhadap beberapa banyak tekukan yang diizinkan perkaki kabel. UTP digunakan sebagai media networking dengan impedansi 100 Ohm. Hal ini berbeda dengan tipe pengkabelan twister-pair lainnya seperti pengkabelan untuk telepon. Karena UTP memiliki diameter eksternal 0,43 cm, ini menjadikannya mudah saat instalasi. UTP juga mensuport arsitektur-arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi sangat popular.

  • Kecepatan dan keluaran: 10 – 100 Mbps
  • Biaya rata-rata per node: murah
  • Media dan ukuran: kecil
  • Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek).

Kabel UTP memiliki banyak keunggulan. Selain mudah dipasang, ukurannya kecil, juga harganya lebih murah dibanding media lain. Kekurangan kabel UTP adalah rentang terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau perangkat-perangkat di sekelilingnya. Meski begitu, pada prakteknya para administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan cukup diandalkan. 

 

  1. Coaxial Cable (Kabel Koaksial)

Hasil gambar untuk coaxial cable

Kabel coaxial atau popular disebut “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang menggelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxial menawarkan beberapa keunggulan. Diantaranya dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh diantara node network, dibandingkan kabel STP atau UTP. Repeater juga dapat diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan coaxial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal. Kabel coaxial juga jauh lebih murah dibanding Fiber Optic, coaxial merupakan teknologi yang sudah lama dikenal. Digunakan dalam berbagai tipe komuniksai data sejak bertahun-tahun, baik di jaringan rumah, kampus, maupun perusahaan.

  • Kecepatan dan keluaran: 10 -100 Mbps
  •  Biaya rata-rata per node: murah
  • Media dan ukuran konektor: medium
  • Panjang kabel maksimum: 200m (disarankan 180m) untuk thin-coaxial dan 500m untuk thick-coaxial

Saat bekerja dengan kabel, penting bagi kita untuk mempertimbangkan ukurannya; seperti ketebalan, diameter, pertambahan kabel sehingga akan menjadi pertimbangan atas kesulitan saat instalasi dilapangan. Kita juga harus ingat bahwa kabel akan mengalami tarikan-tarikan dan tekukan di dalam pipa. Kabel coaxial datang dalam beragam ukuran. Diameter terbesar diperuntukkan sebagai backbone Ethernet karena secara historis memiliki ketahanan transmisi dan daya tolak interferensi yang lebih besar. Tipe kabel coaxial ini sering disebut dengan thicknet, namun dewasa ini sudah banyak ditinggalkan. Kabel coaxial lebih mahal saat diinstal dibandingkan kabel twisted-pair.

  1. Fiber-Optic Cable (Kabel Serat Optik)

Hasil gambar untuk Fiber-Optic Cable (Kabel Serat Optik) 

Gambar  Fiber-Optic Cable (Kabel Serat Optik) 

Kabel fiber optic merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Jika dibandingkan media-media lain, fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi. Kabel fiber optic dapat mentransmisikan puluhan juta bit digital perdetik pada link kabel optic yang beroperasi dalam sebuah jaingan komersial. Ini sudah cukup utnuk mengantarkan ribuan panggilan telepon.

Beberapa keuntungan kabel fiber optic:

  •  Kecepatan: jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi, mencapai gigabits per second;
  • Bandwidth: fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar;
  • Distance: sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”;
  • Resistance: daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
  • Maintenance: kabel-kabel fiber optic memakan biaya perawatan relative murah.

Tipe-tipe kabel fiber optic:

  • Kabel single mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron. (satu micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia)
  • Kabel multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 hingga 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundel kabel.
  • Plastic Optical Fiber merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki performa familiar dengan kabel single mode, tetapi harganya sedikit murah.

  1.  Media Transmisi Unguided

 Media unguided mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver). Ada dua jenis transmisi, Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran. Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antena. 

            Jaringan Nirkabel atau dikenal dengan nama Wireless , merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut.

  1. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver)
  2. Ada dua jenis transmisi
  •  Point-to-point (unidirectional) yaitu dimana pancaran terfokus pada satu sasaran
  • Broadcast (omnidirectioanl) yaitu dimana sinyal terpancar ke segala arah dan dapat diterima oleh banyak antenna
  1. Tiga macam wilayah frekuensi
  • Gelombang mikro (microwave) 2 – 40 Ghz
  • Gelombang radio 30 Mhz – 1 Ghz
  • Gelombang inframerah

Untuk media tidak terpandu (unguided), transmisi dan penerimaan dapat dicapai dengan menggunakan antena. Untuk transmisi, antena mengeluarkan energi elektromagnetik ke medium (biasanya udara) dan untuk penerimaan, antena mengambil gelombang elektomagnetik dari medium sekitarnya. Media transmisi tidak terpandu (unguided) terbagi atas empat bagian yaitu:

  1. Gelombang Mikro Terrestrial (Atmosfir Bumi)

Tipe antena gelombang mikro yang paling umum adalah parabola ‘dish’. Ukuran diameternya biasanya sekitar 3 m. Antena pengirim memfokuskan sinar pendek agar mencapai transmisi garis pandang menuju antena penerima. Antena gelombang mikro biasanya ditempatkan pada ketinggian tertentu diatas tanah untuk memperluas jarak antara antena dan mampu menembus batas. Untuk mencapai transmisi jarak jauh, diperlukan beberapa menara relay gelombang mikro, dan penghubung gelombang mikro titik ke titik dipasang pada jarak tertentu.

  1. Gelombang Mikro Satelit

Satelit komunikasi adalah sebuah stasiun relay gelombang mikro. Dipergunakan untuk menghubungkan dua atau lebih transmitter/receiver gelombang mikro pada bumi, yang dikenal sebagai stasiun bumi atau ground station. Satelit menerima transmisi diatas satu band frekuensi (uplink), amplifier dan mengulang sinyal-sinyal, lalu mentransmisikannya ke frekuensi yang lain (downlink). Sebuah satelit pengorbit tunggal akan beroperasi pada beberapa band frekuensi, yang disebut sebagai transponder channel, atau singkatnya transponder.

Satelit komunikasi merupakan suatu revolusi dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya dangan serat optic. Aplikasi-aplikasi terpenting untuk satelit lainnya diantaranya adalah:

  • Distribusi siaran televisi
  • Transmisi telepon jarak jauh
  • Jaringan bisnis swasta
  1. Radio Broadcast

Satelit komunikasi merupakan suatu revolusi dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya dangan serat optic. Aplikasi-aplikasi terpenting untuk satelit lainnya diantaranya adalah:

  • Distribusi siaran televisi
  • Transmisi telepon jarak jauh
  • Jaringan bisnis swasta
  1. Infra Merah

Komunikasi infra merah dicapai dengan menggunakan transmitter/receiver (transceiver) yang modulasi cahaya yang koheren. Transceiver harus berada dalam jalur  pandang maupun melalui pantulan dari permukaan berwarna terang misalnya langit-langit rumah. Satu perbedaan penting antara transmisi infra merah dan gelombang mikro adalah transmisi infra merah tidak dapat melakukan penetrasi terhadap dinding, sehingga masalah-masalah pengamanan dan interferensi yang ditemui dalam gelombang mikro tidak terjadi. 

 

sumber

http://www.teorikomputer.com/2017/03/pengertian-fungsi-dan-macam-macam-media.html

https://ajissantoso.blogspot.co.id/2015/05/materi-tentang-media-transmisi.html

 

Komponen Komunikasi Data, Jenis Operasi Komunikasi Data dan Faktor Komunikasi Data

Komponen Komunikasi Data

Elemen-elemen yang terkandung dalam proses komunikasi data, tidak terlepas dari elemen-elemen dasar pada proses komunikasi secara umum, yang dapat digambarkan pada model komunikasi, seperti terlihat pada gambar dibawah ini:

elemen+dasar+komunikasi+data.JPG (580×168)

yang menunjukkan konsep komunikasi secara umum, menjelaskan pihak mana yang melakukan pengiriman informasi, bagaimana informasi tersebut disampaikan ke pihak lain yang bertindak sebagai penerima informasi, serta pihak mana yang bertindak sebagai komponen penerima informasi.

Model Komunikasi ini terdiri atas lima komponen yang saling melengkapi satu sama lain ketika proses komunikasi terjadi, yaitu :
1. Sumber (source)
Alat/komponen yang membangkitkan data atau informasi yang akan di transmisikan, dapat berupa alat input pada komputer. Alat ini dapat mengubah informasi audio, video atau teks menjadi satuan data untuk di proses pada sistem komputer.
 
2. Pengirim (transmitter)
Alat untuk memproses data atau informasi yang berasal dari sumber (source) agar dapat di salurkan oleh sistem/media transmisi.
Bentuk fisik nya dapat berupa komputer personal yang dapat mengolah segala bentuk informasi, atau secara khusus dapat berupa pesawat telepon untuk komunikasi dengan informasi berupa suara (voice).
 
3. Sistem Transmisi
Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission line) atau jalur kompleks (complex network) yang menghubungkan sistem sumber dengan sistem tujuan, secara fisik dapat berupa media wireline atau media wireless.
Jalur transmisi tunggal, maksudnya adalah antara perangkat pengirim dan penerima satu jenis media dalam satu segmen jaringan.Sedangkan maksud dari jalur kompleks adalah perangkat pengirim dan penerima dihubungkan oleh satu sistem
 
4. Penerima (receiver)
Alat untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan memproses menjadi informasi yang dapat ditangkap/ diproses oleh tujuan. Fisiknya dapat berupa komputer personal untuk fungsi informasi secara umum.
 
5. Tujuan (destination)
Menangkap informasi yang dihasilkan oleh penerima, informasi yang diterima oleh perangkat tujuan selanjutnya diubah menjadi jenis informasi yang sama dengan informasi yang dikirimkan, Software aplikasi digunakan untuk menjembatani informasi ini menuju pengguna jaringan komputer.

Kendala Komunikasi Data

Hasil gambar untuk kendala komunikasi data

ada beberapa kendala pada komunikasi data diantaranya:

1.  Waktu Tanggapan Sistem atau Kecepatan waktu tanggap (response time). ukuran kecepatan sistem dalam memberikan tanggapan atas input data yang dimasukan.
2.  Throughput (istilah komputer – jumlah kerja yang dapat diselesaikan dalam 1 (satu) waktu), Throughput ukuran beban sistem prosentase waktu untuk pengiriman data dengan melewati media transmisi tertentu, memaksimalkan jalur transmisi pada berbuffer lebih cepat.
3.  Manusi (SDM) yang belum terlatih

  • Faktor Manusia
  • Faktor Perancangan Sistem
  • Kesalahan Dalam Melakukan Input
  • Minimalisai karena kesalahan Human Errors

 

Faktor Komunikasi Data

1. Protokol yang digunakan

Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsiyang ada dalam sebuah jaringan, misalnya mengirim pesan, data,informasi, dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisipenerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupunsistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali.b.
 

2. Pengsinyalan

 Pengsinyalan (signalling) adalah suatu prosedur atau protokol yangharus dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pengiriman informasidimulai.c.

3. Cara Penomoran

Penomoran harus unik dan mengikuti rekomendasi atau persetujuandari pihak tertentu.

4. Media Transmisi

Media transmisi harus efisien, biasanya karakteristik media transmisiadalah kemampuan besar data yang dapat ditampung (bandwidth),redamannya, daya yang dapat ditampung oleh transmisi, dan waktu yangdibutuhkan oleh transmisi.e.
 

5. Lalu lintas data (Traffic)

 Lalu lintas data biasanya dipengaruhi oleh jumlah dan lokasi dariterminal dan komputer, kepadatan lalu lintas, prioritas / urgensi informasiyang disalurkan.f.
 
6. Cara menghitung biaya (tarif)
 Menentukan struktur harga bagi jasa pelayanan yang harusdibayarkan.

7. Keandalan sistem yang digunakan

Maksud dari keandalan sistem disini adalah mudah atau tidaknyasistem terserang ancaman dari luar yang merugikan proses data tersebut.

 

 

sumber :

berbagipengetahuan45.blogspot.co.id/2015/01/kendala-dan-bentuk-sistem-komunikasi.html

http://www.academia.edu/8296987/Faktor-faktor_Pertimbangan_Komunikasi_Data

 

Pengertian Komunikasi Data dan Karakterisitiknya

Hasil gambar untuk komunikasi data

Komunikasi Data

Pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi, perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari sistem komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari hardware (peralatan fisik atau keras) dan perangkat software (program).

Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada empat karakteristik yang mendasar, yaitu pengiriman, akurasi, ketepatan waktu dan juga jitter. Atau bisa juga definisi komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data secara elektronik dari dua atau lebih alat yang terhubung kedalam sebuah network (jaringan) melalui suatu media.

Karakteristik Komunikasi Data

Hasil gambar untuk karakteristik komunikasi data

Karakteristik dasar komunikasi data, diantaranya sebagaimana di bawah ini:

a. Pengiriman – sistem harus mengirimkan data ke tujuannya. Lalu data harus diterima oleh perangkat yang dimaksudkan atau pemakai, dan juga hanya oleh perangkat atau pemakai.

b. Akurasi – sistem harus memberikan data, tentunya yang akurat. Data yang telah diubah dalam transmisi dan meninggalkan sumber, data yang tak di koreksi tentunya tidak dapat digunakan.

c. Ketepatan waktu/tepat waktu – sistem harus mengirimkan data pada waktu yang tepat. Terlambat dikirimkannya data maka tak akan berguna. Dalam kasus video serta audio, pengiriman waktu yang tepat berarti memberikan data seperti yang diproduksi/seperti aslinya, dalam urutan yang sama ketika dibuat dan tanpa penundaan yang signifikan. Semacam ini disebut dengan pengiriman transmisi real-time.

d. Jitter – mengacu kepada variasi waktu kedatangan paket. Yaitu keterlambatan yang tidak merata dalam pengiriman paket audio maupun video. Sebagai contohnya, kita asumsikan misalnya bahwa paket video yang dikirim setiap 3D ms. Jika dari beberapa paket datang dengan delay 3D ms dan yang lain dengan delay 4D ms, maka akan menghasilkan kualitas yang tak merata dalam video itu.

k

8 Profesi IT Kini dan Kedepan

Penulisan konten ini di maksudkan untuk memenuhi Tugas 2 Etika Profesi

Profesi IT yang dicari saat ini dan dimasa yang akan datang diantaranya sebagai berikut :

Digital Marketing

  1. Pengertian Digital marketing adalah suatu usaha untuk melakukan pemasaran sebuah brand atau produk melalui dunia digital atau internet. Tujuannya ialah untuk menjangkau konsumen maupun calon konsumen secara cepat dan tepat waktu. Secara mudahnya ialah, Digital marketing ialah suatu cara untuk mempromosikan produk / brand tertentu melalui media internet. Bisa melalui iklan di internet, facebook, youtube, ataupun media sosial lainnya. Peran Digital Marketing Agency Digital Agency adalah sebuah bidang usaha yang bergerak dibidang jasa dalam membantu mempromosikan brand / produk tertentu. Sebenarnya apa hubungannya Digital Marketing dengan digital marketing agency atau Digital Agency jakarta ? Digital Marketing adalah suatu object, sedangkan digital marketing agency adalah toolsnya. Dengan kata lain, seiring perkembangan IT sekarang, tak luput juga bertumbuhnya agency digital yang bertujuan untuk membantu promosi brand / perusahaan tertentu. Lalu apa peran Digital Marketing Agency dalam hal ini ?  Mari kita jabarkan satu per satu. Pertama, digital agency atau digital marketing agency akan melakukan analisa terhadap permasalahan yang dimiliki klien. Biasanya dapat berupa penjualan, pengembangan, atau bahkan pembuatan produk baru. Dalam tahapan yang pertama ini harus dilakukan dengan teliti, karena jika salah sedikit dapat berakibat fatal pada langkah selanjutnya. Tahapan Digital Marketing yang kedua ialah, memberikan solusi dan rekomendasi strategi dari analisa permasalahan sebelumnya. Dalam hal ini pihak Digital marketing dan Digital Agency akan melakukan brief berkali – kali untuk memastikan strategi yang diajukan sejalan dengan strategi klien. Sehingga nantinya strategi yang dibuat dapat berjalan dengan lancar. Setelah deal dengan strategi dan brief berkali – kali, kemudian digital manager dari Digital Marketing Agency jakarta tersebut akan mendistribusikan pekerjaan ke divisi masing – masing. Bisa didistribusikan ke tim IT, Design Grafis, Marketing, media sosial, PPC, hingga SEO. Digital Agency akan memperbaiki website klien, membuat design produk terbaru, dan juga memperbaharui konten – konten marketing klien. Semua hal tersebut akan didistribusikan ke seluruh media klien sehingga campaign digital dapat berjalan dengan lancar.

         Tugas Digital Marketing

  1. Digital Strategist adalah seorang yang bertugas untuk memikirkan dan mengkonsep ide campaign marketing di ranah digital secara keseluruhan.
  2. Social Media Strategist adalah seorang yang bertugas untuk mengkonsep dan merancang distribusi content campaign marketing di social media.
  3. Social Media Specialist adalah seorang yang bertugas untuk memelihara dan meningkatkan engangement penggemar dan pelanggan produk melalui penyampaian content di social media.
  4. SEO Specialist adalah seorang yang bertugas untuk mengoptimasi dan meningkatkan ranking website bisnis atau produk di search engine.

Cloud Spesialist

Hasil gambar untuk cloud specialist

Cloud spesialist adalah pakar materi pelajaran yang didedikasikan untuk bermitra dengan penjualan divisi, penjualan pra-penjualan, dan mitra Dell EMC, mendorong transformasi bisnis TI dan digital melalui Dell EMC Hybrid Cloud Platforms.

Cloud spesialist adalah pakar materi pelajaran yang didedikasikan untuk bermitra dengan penjualan divisi, penjualan pra-penjualan, dan mitra Dell EMC, mendorong transformasi bisnis TI dan digital melalui Dell EMC Hybrid Cloud Platforms.

Tugas Cloud Spesialist

Spesialist platform cloud berperan penting dalam partisipasi dengan banyak distribusi dan forum media EMC yang terkait Dell, dan merupakan peserta aktif dalam inisiatif bundling dan pemasaran yang terkait dengan mitra.
Spesialist platform cloud juga mendukung berbagai program pemasaran dengan membangun konten untuk berbicara, dan mendukung pameran dagang, acara pemasaran lapangan, pusat Briefing Eksekutif(Executif Briefing Centres), dan konferensi yang disponsori perusahaan.

 

Fintech Manager

Hasil gambar untuk Fintech Manager

Financial Technology (FinTech) adalah salah satu bentuk penerapan teknologi informasi di bidang keuangan. Alhasil, munculah berbagai model keuangan baru yang dimulai pertama kali pada tahun 2004 oleh Zopa, yaitu institusi keuangan di Inggris yang menjalankan jasa peminjaman uang. Kemudian model keuangan baru melalui perangkat lunak Bitcoin yang digagas oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008. Dalam perspektif sejarah, konsep inti dari pengembangan FinTech sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari aplikasi konsep peer-to-peer (P2P) yang digunakan oleh Napster pada tahun 1999 untuk music sharing.
Inovasi yang berkembang di sini adalah pengadaptasian prinsip jaringan komputer yang diterapkan pada bidang keuangan. Meski pada mulanya konsep finansial P2P ini diperuntukkan bagi para start-up (wirausaha baru) dalam mencari investor untuk membiayai bisnisnya. Tetapi dalam perkembangannya finansial P2P ini memiliki partisipan yang lebih luas tidak hanya para pemodal untuk menginvestasikan uangnya kepada start-up baru. Dengan banyaknya partisipan yang berkontribusi memasukkan uang maka kemudian menjadi crowdfunding, sehingga pemanfaatan finansial P2P tidak terbatas bagi para start-up saja seperti yang dilakukan oleh perusahaan Zopa di Inggris.

Tugas Fintech Manager

Bangun model inovasi berkelanjutan dan penawaran solusi untuk menghasilkan pendapatan baru Kembangkan strategi inovasi dan dorong solusi dari ideasi menjadi bukti konsep.

Memimpin tim inovasi dan memobilisasi upaya untuk melaksanakan pengembangan penawaran Anjurkan tim kepemimpinan senior pada solusi yang menawarkan kemajuan dan aktivitas utama.

Mengembangkan dan mengelola strategi kemitraan dan kesepakatan Liasi dengan para pemimpin bisnis di seluruh organisasi matriks untuk memanfaatkan sumber daya dan mengelola rencana pelaksanaan.

Berkolaborasi dengan tim penjualan untuk mengembangkan target dan strategi go-to-market yang utama Mengevaluasi peluang investasi / kemitraan potensial, dan mengelola dan memprioritaskan investasi.

Memimpin lokakarya untuk mendidik klien tentang peluang dan layanan teknologi baru Teknologi dan solusi teknologi terdepan Memimpin tim multidisiplin dari desainer, teknolog, dan pemimpin produk.

Melayani sebagai pemimpin pemikiran, berbicara dengan klien dan pada acara industri.

Uber Driver

Hasil gambar untuk uber driver

Uber Driver adalah layanan transportasi milik perusahaan uber seperti motor atau mobil yang dapat kita akses melalui gadget ataupun smartphone kita. Setiap pengguna transportasi uber kini dapat membuka aplikasi khusus driver uber di gadget atau smartphone kalian untuk dapat terhubung atau mengakses driver uber.

Tugas Uber Driver

Tugas umum yang tercantum pada Uber Driver resume adalah mengangkat penumpang, mengangkut klien antar tempat, dan menjaga kendaraan mereka dalam kondisi baik. Sebagian besar sampel resume yang memenuhi syarat untuk pekerjaan menyebutkan ketrampilan seperti mengemudi yang aman, komunikasi, manajemen waktu, dan layanan pelanggan.

 

Data Scientist

Hasil gambar untuk data scientist

Data scientist adalah salah satu profesi yang berada dalam bidang interdisipliner dengan fokus pada teknologi informasi. Simpelnya, seorang data scientist mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan suatu organisasi atau badan usaha. Hasil analisa tersebut biasanya berjumlah sangat besar, baik terstruktur maupun tidak terstruktur.

Data scientist adalah salah satu profesi yang berada dalam bidang interdisipliner dengan fokus pada teknologi informasi. Simpelnya, seorang data scientist mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan suatu organisasi atau badan usaha. Hasil analisa tersebut biasanya berjumlah sangat besar, baik terstruktur maupun tidak terstruktur

Tugas Data Scientist

  • Memberi saran berdasarkan hasil temuan analisis yang sudah diuji. Tujuannya, membantu klien untuk meningkatkan pelayanan.
  • Bekerja barengan anggota tim yang lain untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan hal-hal yang harus ditindaklanjuti.
  • Melakukan penelitian, medesain, dan menganalisis berbagai sumber data untuk mencapai hasil yang ditargetkan.

 

Big Data Architect

Hasil gambar untuk Big Data Architect

Big data Architect adalah praktisi arsitektur data dalam disiplin teknologi informasi yang bersangkutan dengan merancang, membuat, menyebarkan dan mengelola arsitektur data organisasi. Arsitek data mendefinisikan bagaimana data akan disimpan, dikonsumsi, dipadukan, dan dikelola oleh entitas data yang berbeda dan sistem IT, serta aplikasi lainnya.

Tugas Big Data Architect

  • Mengatur data di tingkat makro (yaitu bagian IT yang sedang dikelola)
  • Mengatur data di tingkat mikro, model data, untuk aplikasi baru
  • Menyediakan model data logis sebagai standar untuk main source
  • Menyediakan model data logis dengan unsur-unsur dan aturan bisnis yang diperlukan untuk pembuatan peraturan
  • Membuat model data yang memungkinkan pelaksanaan arsitektur bisnis yang dimaksud, membuat diagram yang menunjukkan entitas data kunci, dan membuat inventarisasi data yang diperlukan untuk melaksanakan visi arsitektur

 

Transformation Manager

Hasil gambar untuk Transformation Manager

Manajer Transformasi sering bertanggung jawab untuk mengawasi semua area bisnis, menerapkan perubahan operasional dan memberikan perbaikan yang terukur.

Tugas Transformation Manager

  1. Bertindak sebagai titik kontak antara berbagai departemen di dalam perusahaan dan pihak ketiga yang relevan.
  2. Komunikasikan strategi dan tujuan dengan departemen dan kolega yang relevan.
  3. Identifikasi setiap risiko mengenai perubahan dan kembangkan strategi untuk mengatasi atau mengatasi hal ini.
  4. Terapkan perubahan apapun secara sensitif dan dengan gangguan minimal.
  5. Buat sebuah sistem untuk mengevaluasi keberhasilan setiap penyesuaian yang dilakukan dalam organisasi dan sampaikan temuan.
  6. Dalam beberapa kasus, mengelola isu-isu SDM termasuk rekrutmen, pelatihan staf dan penilaian.
  7. Bila perlu, mengawasi masalah TI.
  8. Anda mungkin diminta untuk mengawasi dan mengelola masalah terkait lokasi. Ini mungkin melibatkan negosiasi kesepakatan sewa jika diperlukan.
  9. Pastikan perusahaan berjalan dengan cara yang sesuai.

 

IOS and Android Developer

Hasil gambar untuk IOS and Android Developer

Ios and Android Developer adalah sebutan Pengembang untuk IOS atau Android yang berpengalaman dalam merancang, mengembangkan, menerapkan, dan mendukung aplikasi dan layanan generasi berikutnya untuk semua perangkat iOS atau Android.

Tugas IOS and Android Developer

  1. Arsitek, desain, bangun dan operasikan sistem dan layanan perangkat lunak terukur untuk smartphone dan tablet iOS atau Android.
  2. Mengusulkan, membuat prototipe dan mengevaluasi beberapa bidang pengoptimalan dalam pengiriman konten digital, pengelolaan hak digital, teknologi berbasis awan, loker digital, penemuan dan keamanan konten digital.
  3. Membangun dan memberikan ketersediaan / keandalan perangkat lunak yang tinggi tepat waktu.
  4. Bangun dan kirimkan layanan dan aplikasi latency yang aman, terukur, dan rendah untuk platform iOS atau Android.
  5. Kontribusi dan pengiriman kode hands-on – perpustakaan, dokumentasi API.
  6. Mengkoordinasikan dan bekerja sama dengan tim desain dan produk lain untuk melakukan solusi.

Sistem Informasi Manajemen PT. LG Electronic Indonesia

Sistem Informasi Manajemen PT. LG Electronic Indonesia

LG

LG Electronics, Inc (LG) adalah pemimpin global dan inovator dalam teknologi elektronik konsumen, komunikasi mobile dan home appliances, mempekerjakan lebih dari 84.000 orang yang bekerja di 112 operasi termasuk 81 anak perusahaan di seluruh dunia. Pada tahun 2008, penjualan secara global mencapai $ 44.7 milyar, LG terdiri dari lima unit bisnis – Home Entertainment, Mobile Communications, Home Appliance, penyejuk udara dan Business Solutions. LG adalah salah satu terkemuka di dunia produsen panel datar TV, produk audio dan video, mobile handset, AC dan mesin cuci.

 

LG Electronics didirikan pada tahun 1958 dan sejak itu memimpin jalan ke era digital yang maju berkat keahlian teknologi manufaktur yang diperoleh oleh banyak home appliances seperti radio dan TV. LG Electronics telah meluncurkan banyak produk baru, diterapkan teknologi baru dalam bentuk perangkat mobile dan TV digital di abad 21 dan terus memperkuat statusnya sebagai perusahaan global.

Sistem Informasi Manajemen PT. LG Electronic Indonesia dalam Mengendalikan Inventori.

  1. LG Electronics Indonesia memiliki suatu portal yang terdiri dari sistem-sistem yang dapat diakses oleh semua pegawai PT. LG Electronics Indonesia yang berada di seluruh Indonesia. Portal tersebut dinamakan LG Electronics Enterprise Portal atau dapat disingkat dengan LGEP. Seluruh pegawai yang telah memiliki akses resmi dapat menggunakan portal ini untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan. Akses tersebut berupa e-mail yang didapatkan secara resmi dari PT. LG Electronics Indonesia. Sehingga dengan log in menggunakan e-mail tersebut ke dalam portal ini seluruh pegawai akan mendapatkan atau memberikan informasi terbaru mengenai data-data perusahaan. Namun, portal dan e-mail ini hanya dapat diakses di lingkungan perusahaan saja.

Yang dibahas dalam bagian ini adalah suatu system yang digunakan oleh PT. LG Electronics Indonesia dalam mengendalikan inventori yang dimiliki perusahaan. System ersebut dinamakan Global Digital Logistic System atau dapat disingkat dengan GDLS.

Sistem ini berfungsi untuk :

Mengetahui pengiriman barang dari pusat ke cabang perusahaan ataupun sebaliknya, meliputi ekspedisi yang digunakan dalam pengiriman, barang-barang apa saja yang dikirim dan kapan waktu keberangkatan dan kedatangan barang setelah sampai di tujuan.

Membuat jadwal-jadwal pengiriman barang dari pusat ke cabang perusahaan ataupun sebaliknya, meliputi zona tujuan, rute perjalanan dan no truk yang digunakan untuk melakukan pengiriman.

Mendapatkan informasi mengenai jumlah persediaan barang yang tersedia di gudang perusahaan baik gudang pusat maupun cabang.

Mengetahui apakah adanya pengembalian barang yang telah dikirim dikarenakan adanya barang yang tidak laku terjual ataupun barang yang telah rusak/cacat.

Mengetahui berapa nilai barang yang telah dikirim atau diterima termasuk biaya loading barang ke gudang dan biaya tambahan lainnya.

Sistem ini terdiri dari beberapa subsistem yang memiliki fungsi berbeda berdasarkan tujuan penggunaan data, antara lain :

  • Delivery

Dalam subsistem ini dapat digunakan untuk membuat jadwal pengiriman barang, untuk mengkonfirmasi pengiriman barang, untuk mengalokasikan truk yang digunakan untuk pengiriman barang, untuk mengetahui status pengiriman barang dan untuk mengetahui apakah ada pengiriman yang tertunda atau keterlambatan atas pengiriman barang.

  • Cost

Dalam subsistem ini dapat digunakan untuk me-manage berbagai faktor-faktor pengiriman (biaya-biaya lain, kondisi barang, wilayah tujuan, tarif yang digunakan), untuk mengetahui apabila terjadi kesalahan selama pengiriman, untuk me-manage pengiriman barang termasuk biaya-biaya atas pengiriman tersebut.

  • Stock

Dalam subsistem ini dapat digunakan untuk mengetahui status penerimaan barang, perhitungan fisik persediaan barang di gudang dan status persediaan barang.

  • Return

Dalam subsistem ini dapat digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengembalian barang yang tidak laku terjual dan rusak/cacat.

Dampak dari Penerapan Sistem Informasi Manajemen

Dengan adanya system GDLS ini, seluruh pegawai PT. LG Electronics Indonesia dapat mengetahui bagaimana kondisi inventori perusahaan yang berada di gudang pusat maupun cabang. Begitu pula, apabila terjadi masalah atau kesalahan yang berhubungan dengan inventori sehingga dapat segera diatasi langsung oleh pegawai yang berwenang. Hal ini akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas biaya dan kinerja perusahaan.

 

SUMBER

http://teguhblasting.blogspot.co.id/2012/11/perusahaan-yang-menerapkan-manajemen.html

Siklus Hidup Sistem dan Tahapannya

Siklus Hidup Sistem

SIKLUS HIDUP SISTEM

Siklus hidup sistem adalah suatu proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem, sub-sistem informasi berbasis komputer.

Saat suatu sistem berakhir masa kegunaannya dan harus diganti, maka suatu siklus kehidupan baru dimulai, diawali dengan tahap perencanaan.

Tahapan dalam Siklus Hidup Sistem

tahapan siklus hidup.JPG

  1. Perencanaan
  2. Analisis
  3. Perancangan
  4. Penerapan
  5. Penggunaan

 

Tahap Perencanaan

Dalam tahap perencanaan, dibuat sketsa / gambaran umum mengenai sistem yang akan dibuat. Dalam tahapan ini belum dimasukkan semua sumber daya kebutuhan secara detail.

Tahap Analisis

Dalam tahap analisis, dilakukan pendefinisian masalah, sumber daya yang dibutuhkan, kendala-kendala yang mungkin dihadapi, penentuan mengenai pembuatan sistem baru atau hanya pengembangan sistem yang sudah ada.

Tahap Perancangan

Dalam tahap perancangan, dibuat prototipe atau bentuk sederhana dari sistem yang akan dibuat, dengan biaya yang tidak terlalu mahal.

Dalam tahapan ini belum dibuat sistem sebenarnya, melainkan hanya “sistem kecil” yang mewakili sistem sebenarnya untuk tujuan pengujian-pengujian.

Tahap Penerapan

Dalam tahap penerapan, prototipe yang sudah lulus dalam pengujian, kemudian dibuat sistem sebenarnya. Sistem sebenarnya harus sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya

Tahap Penggunaan

Dalam tahap penggunaan, sistem sudah dapat dioperasikan sesuai dengan harapan dari pembuat sistem.

CBIS merupakan salah satu contoh sistem yang dibuat melalui penggunaan siklus hidup sistem.

Penggunaan CBIS (umur sistem) mempunyai waktu beberapa bulan atau beberapa tahun saja, setelah itu dilakukan pembaharuan sistem.

Pengertian CBIS dan Sub Sistem dalam CBIS

CBIS

KONSEP DASAR CBIS

Menggunakan istilah sistem informasi berbasis komputer (CBIS) untuk menggambarkan lima sub sistem yang menggunakan komputer yang menyediakan informasi untuk pemecahan masalah

Sub-Sistem dalam CBIS

  1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
  2. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
  3. Sistem Penunjang Keputusan (SPK)
  4. Otomatisasi Kantor
  5. Sistem Pakar

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan suatu sistem yang bertugas mengumpulkan data yang menjelaskan kegiatan perusahaan, mngubah data tersebut menjadi informasi, serta menyediakan informasi bagi user, baik di dalam maupun di luar perusahaan.

 

Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sekelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk, peralatan pengolahan data untuk memilih, menyimpan, mengolah dan mengambil data untuk mengurangi ketidakpastian pada pengambilan keputusan sehingga menghasilkan informasi yang paling efisien.

Sistem Penunjang Keputusan (SPK)

Sistem Penunjang Keputusan (SPK) adalah suatu sistem yang digunakan untuk membantu manajer dalam membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur, mendukung penilaian manajer, serta meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer.

Otomatisasi Kantor

Otomatisasi Kantor ( Office Automation / OA ) adalah penggunaan alat elektronik untuk memudahkan komunikasi formal dan informal, terutama berkaitan dengan komunikasi dengan orang-orang di dalam dan di luar perusahaan, dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas.

Sistem Pakar

Sistem Pakar ( Expert System ) merupakan suatu sistem berbasis pengetahuan (knowledge based-system) yang menggunakan pengetahuan manusia untuk memecahkan masalah.

Sistem Pakar memiliki potensi untuk memperluas kemampuan pemecahan masalah manajer melebihi kemampuan normalnya.